Utang RI makin banyak?

posted:  17:06:09,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Barusan dapat PDF dari teman. Isinya adalah bahan presentasi DepKeu tentang utang RI.

Ada satu halaman yang menarik bagi saya, yaitu halaman 8. Isinya grafik utang RI. Saya cukup terhenyak melihatnya. Ternyata utang RI saat ini amat sangat jauh lebih besar dari tahun 1997! Bukan cuma utang dalam negeri, tapi juga utang luar negeri!

Berikut skrinsutnya. Klik untuk memperbesar gambar.

Utang RI

Pertanyaan saya: kenapa utang negara ini bisa jadi sedemikian besar, bahkan lebih besar dari jaman OrBa? Katanya yang ke IMF dan CGI lunas, lha ini kok masih gede banget?

Ada yang bisa menjelaskan?

Note: Untuk PDF aslinya (size 1MB), bisa didownload di sini


Free Starbucks Coffee for Voting!

posted:  08:04:09,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Indonesian national legislative voting will be held on April 9, 2009. Starbucks helps to urge the mass to cast their vote by doing the “free cup of starbucks coffee for voting” campaign. Here’s their ad on today’s Kompas daily.

free cup of starbucks cofee for voting

Are you ready to vote?


Peta Lokasi Grand Indonesia

posted:  13:03:09,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Sekedar ngasih info buat temen yg nggak tau Grand Indonesia itu di mana:

Peta Lokasi Grand Indonesia

Kompleks yang dulunya Hotel Indonesia, setelah diperluas, sekarang namanya Grand Indonesia. Di gambar ini (dlm attachment), kompleks Grand Indonesia adalah area yang warnanya Kuning Coklat. Bundaran di sebelah kanan itu Bundaran HI.

Masuk ke Mall Grand Indonesia bisa lewat Jl. Teluk Betung atau bisa juga lewat Jl. Kebon Kacang. Entrance atas (dlm gambar) biasanya untuk masuk mobil. Entrance kiri (dlm gambar) biasanya untuk masuk motor.

Yang terkenal dari Grand Indonesia adalah adanya bioskop Blitz Megaplex.


Sedekah Waktu

posted:  27:11:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, contemplation

Ada teman saya yang suka mengingatkan orang disekitarnya untuk bersedekah (uang) barang sedikit. Intinya, jika kita mendapat rejeki, jangan lupa membagi ke orang lain.

I agree. It’s a nice thing to do. Sampai tiba-tiba ada hal yang mengusik pikiran saya. Apakah bersedekah itu harus berupa duit?

Teman saya ini (sebut saja si A) tipenya gemar bekeja. Bekerja menjadi prioritas nomor satu. Nah, di sini problem muncul. Keluarga jadi nomor sekian. Semua urusan keluarga diserahkan ke istri. Urusan keperluan rumah tangga, adalah urusan istri. Urusan anak, adalah urusan istri. Sampai-sampai mengurus orang tua (dari si suami), menjadi urusan istri. Si A kerja sampai malam. Weekend pun kadang kerja. Kalau tidak kerja, weekend lebih suka dihabiskannya bersama komunitas hobinya.

Kenapa ya si A ini lupa bahwa di weekend, anaknya pasti ingin jalan-jalan sama bapaknya. Istrinya pasti juga ingin ngobrol bedua sama suaminya walaupun cuma untuk curhat tentang anaknya yang mulai bandel. Atau bahkan orangtuanya, pasti juga ingin ketemu sama anaknya.

Apa susahnya menyediakan waktu barang sejenak untuk keluarga. Kalau memang tidak bisa tiap hari, setidaknya sediakan waktu di akhir pekan. Nggak cuma sedekah duit. Sedekahkan sedikit saja waktunya. Pasti akan lebih membahagiakan buat keluarga.

Saya mencoba berada di posisi dia. Saya berandai-andai, jika saya ada di posisi dia, apa kira-kira yang menyebabkan saya begitu? Apakah karena kerja itu adalah sumber nafkah satu-satunya, maka harus menjadi nomor satu? Apakah karena waktu saya sudah habis untuk menafkahi keluarga, makanya saya berhak menikmati waktu saya sendirian tanpa keluarga? Keluarga kan cukup dikasih duit doang toh?

Banyak andaian yang bisa muncul. Tapi saya tak akan pernah tahu apa yang sebenarnya. Saya bukan dia. :)

Yang saya tahu cuma satu. Kalau perusahaan sudah tidak membutuhkan seseorang, perusahaan akan dengan mudah membuangnya. Berbeda dengan keluarga. Keluarga akan selalu ada buat dia. Tapi ada syaratnya. Keluarga akan selalu ada kalau dia juga mempertahankan keberadaan keluarga itu sendiri.

Soal meluangkan waktu buat keluarga ini bukan merupakan kearifan yang saya ketahui sejak dulu. Saya juga belajar untuk melakukannya. Terutama setelah menikah.

Saat ini saya (dan istri) tinggal dengan ibu mertua saya (ibu dari istri saya). Apalagi setelah bapak mertua meninggal, tidak mungkin kami meninggalkan ibu mertua tinggal sendiri. Berbeda dengan orang tua saya sendiri yang masih punya banyak anak untuk menemani.

Soal sedekah finansial, saya dan istri selalu mencoba untuk tidak lupa menyisihkan sebagian gaji untuk ortu istri, maupun ortu saya. Kalau buat ibu mertua bisa langsung dikasih, atau dalam bentuk natura (barang konsumsi yang notabene kami juga ikut makan).

Nah, yang buat ortu saya sendiri, sebenarnya bisa saja kalau saya kirim atau transfer lewat bank, lalu mengabari lewat telepon. Namun istri saya yang waktu itu menyarankan bahwa ada baiknya sebulan sekali kita antar secara personal. Sekaligus mengunjungi orang tua saya. Walaupun untuk ukuran Jakarta cukup jauh, tapi hal-hal seperti ini tetap harus diniatkan untuk dilakukan. Itung-itung sedekah waktu. In some way, it’s a fun way to do. Just enjoy the process.

Hidup di Jakarta, terkadang memang waktu itu menjadi kemewahan yang sangat mahal. Padahal sebenarnya bisa saja tidak jadi mahal. Caranya? Bikin prioritas!

Nah, buat sidang pembaca yang budiman… (halah)… saya mau nanya nih. Mana yang lebih menjadi prioritas buat anda. Pekerjaan, atau keluarga?

Kapan terakhir anda dengar bahwa ayah anda, atau ibu anda, atau suami anda, atau istri anda, atau kakak anda, atau adik anda, atau anak anda masuk angin? Ataukah mereka menyimpan info tak penting ini dari anda, karena anda sudah terlalu sibuk dan tak punya waktu untuk mendengarkannya?


capek

posted:  31:07:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk

capek jiwa raga


Why ban all Youtube?

posted:  10:04:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Seorang teman saya (orang asing) mengirimkan video lewat Youtube, tapi dia bingung waktu saya bilang saya tidak bisa buka Youtube karena di Indonesia Youtube di-ban.

Teman: “Why does your government ban Youtube?”
Saya: “Our president decided to ban a movie that is hosted in Youtube”.
Teman: “But why ban all Youtube? Who instruct the Youtube ban?”
Saya: speechless, pengen membela negara tapi gak tau musti jawab gimana…

Ada yang bisa bantu jawab?


YouTube di-ban, siapa rugi?

posted:  02:04:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

YouTube diultimatum sama Menkominfo! (detik)
Kalo dalam dua hari nggak nyopot film Fitna, bakal di-ban dari Indonesia.

QOTD: kalau YouTube jadi di-ban Menkominfo,
siapa yang bakal lebih rugi, YouTube apa Indonesia?


Generalisasi ala Roy Suryo

posted:  26:03:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk

Jika ada satu-dua oknum dosen menipu, adalah SALAH kalau kemudian digeneralisir semua dosen adalah penipu. Ini logika umum yang harusnya diketahui oleh semua orang terpelajar. Cara generalisasi itu ngawur.

Sayangnya Roy Suryo dari dulu sampai kini tetap saja memegang teguh prinsip generalisasi ini. Kasus terakhir, Roy Suryo (di Kompas) menyatakan sbb:

“Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah,” katanya.

Di situ jelas-jelas terbukti secara tertulis bahwa Roy Suryo menggeneralisir para blogger PASTI akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Terus terang saya sebagai blogger tersinggung, dan makin merasa muak dengan cara generalisasi Roy Suryo seperti itu. Ini sama aja memukul rata bahwa para blogger dan hacker adalah penjahat!

Tapi untungnya teman saya nyeletuk: “Udah lah biarin aja. Dari situ aja makin keliatan kalau dia itu nggak terpelajar. Cuma orang yang logikanya nggak jalan aja yang masih pakai cara generalisasi.” Bener juga ya? Hehehe.

Sebenernya bukti tertulis di media yang tersebar luas begitu, bisa aja jadi bukti untuk menuntut Roy Suryo telah dengan sengaja melakukan pencemaran nama baik orang banyak. Tapi buat apa sih dituntut? Lha wong bukti itu aja udah cukup untuk memperlihatkan betapa tidak terpelajarnya Roy Suryo ini. ;)

UPDATE: Dalam reportase malam Trans TV, Roy Suryo melakukan penyangkalan sbb: “Jelas beda! Jelas beda! Saya tidak pernah mengatakan blogger sama dengan hacker lho ya…” Rekaman bisa didownload dari: http://thomas.or.id/?dl_id=2 berupa file .ogg berukuran 2.25MB

Komentar saya: Ucapan awal Roy Suryo, dikutip oleh sekian banyak media. Dan semuanya sama persis. Kalau sampai Roy Suryo bilang itu salah kutip, rasanya aneh. Salah kutip kok massal! Hihihi…

Berani bilang blogger pasti akan melakukan serangan, harusnya berani bertanggung jawab membuktikan! Itu namanya burden of proof. Penuduh berkewajiban membuktikan! Kalau tidak bisa membuktikan, omong kosong namanya!


Pajak Bumi & Bangunan NAIK 50%!

posted:  21:02:08,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, politics, contemplation

Kemarin pak RT mbagiin slip tagihan PBB ke para warga. Begitu gue liat angkanya, holisit, angkanya naik 50%!

Gak heran kalo dulu bokap gue pernah ngomel-ngomel, katanya, “Kita yang udah dengan sadar mbayar pajak, tiap hari pajaknya malah dinaikin terus! Sementara tetangga-tetangga yang dengan sadar pada ngemplang pajak, sampai sekarang malah ketawa-ketiwi! Nggak adil ini namanya! Kemalasan orang pajak, kita yang nanggung! Kitanya sadar, tapi orang lain tetep seenaknya gitu. Tau gitu, dulu nggak usah mencatatkan diri deh!”

Hiks! Ternyata memang ada benernya kata bokap gue. Hanya karena ada target pendapatan pajak, HARUSNYA orang pajak lebih RAJIN mencari mereka yang BELUM bayar pajak, bukannya malah MALAS lalu serta merta malah menaikkan pajak orang yang SUDAH mbayar pajak.

Tiap tahun pendapatan naiknya dikit banget, sementara pengeluaran naiknya gila-gilaan! Bangkrut atuh kang!

Kapan Indonesia bisa lebih baik? Sampai kapan gue harus bertahan di Indonesia sampai gue bener-bener bangkrut? 5 tahun lagi? 10 tahun? 15? 20? 25?


Met Taon Baru, teman-teman!

posted:  31:12:07,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Semoga yang pada kena banjir bisa segera surut airnya. Yang tabah ya!

(dari yang dulu sering kena banjir sebelum pindah rumah)


Ivo Setyadi

November 2009
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Most Recent Posts:

Categories:

Archives:

Search:


Shouts:

Links:

Other:

Meta:


Rank

Blogsome Ad