Batas Keraguan
Suara menyebut nama-Mu laksana melodi
Ku dengar hampa tanpa makna
Hamparan alam semesta bagaikan lukisan
Terlahir indah tanpa kanvas
Kulajukan langkah tanpa melihat-Mu
Biarkan waktu berlalu
Tanpa tau siapa yang memberikannya padaku
Saat sang gulita datang dan aku menyumpah
Kesalahan siapakah semua
Yang membuatku merana dan kian terlunta
Tak ingin ku melihat makna
Di ujung bimbangku, Kau merengkuh sukmaku
Di batas raguku, Kau bawa kasih-Mu
Di dalam jemari cinta-Mu
Semua terjawab sudah
Kau ada di setiap tanya
Di setiap ayunan langkahku
Semua terjawab sudah
Kau ada di setiap pinta
Engkau ada di setiap hembusan nafasku
Allah Ya Robbi
Engkau berada di mana aku berada
(~ Marina Noviani)