HelpJogja!

posted:  31:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

HelpJogja.net


Daftar Dompet Peduli Yogya

posted:  29:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Daftar Dompet Peduli Yogya Nurul Hidayati - detikcom

Jakarta - Ingin mengetahui kondisi Yogya? Ingin menyumbangkan sebagian rezeki pada korban bencana Yogya? Jangan bingung. Berikut ini adalah daftar lembaga yang bisa Anda kontak, plus nomor rekeningnya, yang dikirimkan para pembaca detikcom:

Untuk Informasi Korban:

RSU Sardjito, Yogyakarta: 0274-520410, 587-333 RS Bethesda : 0274-586-688 RS Panti Rapih : 0274-563-333 RS PKU Muhammadiyah : 0274-512-653 RSUD Bantul : 0274-367-381

Tim SAR Yogya : 0274-587-559 Satkorlak PBP DIY : 0274-563-231

Untuk Informasi Gempa dan Situasi:

Pusat Gempa Nasional : 021-6586-6502
Polda DIY : 0274-563-494
Poltabes Yogyakarta : 0274-512-511
US Geological Survey : http://earthquake.usgs.gov

Untuk Posko Terpadu:

Posko Departemen Kesehatan
Telpon: 021-526-5043
Fax : 021-527-1111

Posko Kemanusiaan Metro TV
Jl. Pilar Mas Raya Kav. A-D Kedoya Kebon Jeruk
Telpon: 021-583-00077, ext 21014
atau 021-581-2088, ext 5555
Bantuan yang diutamakan: Bahan Makanan siap saji,
Tenda, Selimut, Obat-obatan.

Posko Gempa Jogja Yayasan AirPutih
http://www.airputih.or.id
Jl. Ampel 10, Papringan, Yogyakarta
Telpon: 0274-55-4444
SMS : 9731
Contact Person: Valens Riyadi

PMI Markas Daerah Yogyakarta
Jl. Brigjen Katamso, 55152
Telpon: 0274-376-812
HP : 0811-253-347

PMI Markas Cabang Yogyakarta
Jl. Tegalgendu No. 25, Kotagede 55172
Telpon: 0274-372-176
Fax : 0274-379-212

PMI Markas Cabang Bantul
Jl. Sudirman, Bantul 55711
Telpon: 0274-367-987

PMI Markas Cabang Gunung Kidul
Jl. Kol. Sugiyono Gg. Nusa Indah 3, 55812
Telpon: 0274-391-244

PMI Markas Cabang Sleman
Jl. Turgo Denggung Tridadi, Sleman, 55511
Telpon: 0274-868-900
Fax : 0274-515-307

PMI Markas Cabang Kulonprogo
Jl. Bhayangkara Watuluyu, Wates 55611
Telpon: 0274-773-244

PMI Markas Cabang Klaten
Jl. Veteran No. 80, Klaten 57431
Telpon: 0272-321-306
Fax : 0272-323-155

Untuk Sumbangan berupa Uang

Hotline Sumbangan ANTV on-air
Telpon: 021-522-9417, 522-9418
atau
Bank Mandiri Casablanca
No. Rekening: 124.009.601 0906

Dompet Kemanusiaan Yogya dan Jateng, Metro TV
- Bank Mandiri
No. Rekening: 101.000.2777.777
Nama Account: PT MEDIA TELEVISI INDONESIA

- Bank BCA
No. Rekening: 288.301.5959
Nama Account: PT MEDIA TELEVISI INDONESIA

Dompet Amal TransTV
- Bank BCA
No. Rekening: 766.012.1000
- Bank Mandiri
No. Rekening: 070.002.222.2223
- Bank BNI
No. Rekening: 001.358.1150
- Bank Mega
No. Rekening: 01.901.00.111.111.10

‘Kita Peduli’-Indosiar
- Bank BCA Cab. Asemka
No. Rekening: 001.304.0009

Pundi Amal SCTV
- Bank BCA Wisma Asia
No. Rekening: 084.266.2000

Yayasan AirPutih
- Bank Mandiri Cab. Graha Irama
No. Rekening: 124.000.439.9482
Nama Account: Yayasan AirPutih

Jaringan Relawan Kemanusiaan Posko Bantul
Rumah Bapak Sumardi
Desa Bakalan, Cepit, Kelurahan Pendowoharjo, Kec Sewon, Jalan Raya Bantul Km 9,2, Bantul.
CP: Isnu 0816 787 635

Jaringan Relawan Kemanusiaan
BCA Matraman No Rek342.2575.755 a/n Sandyawan Sumardi atau Santi Ermawati
Posko SOS Gempa:
Pusat Pelayanan Krisis dan Rekonsiliasi KWI-Jalan Cut Meutia No 10,
Jakarta Pusat.
Kontak: Romo Beni Susetyo 0817 140021

Yayasan LAZ Portalinfaq
Jl. Radio IV No. 8A Kebayoran Baru Jaksel
untuk dana ke rekening :
- Bank Syariah Mandiri Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790
- Bank Mandiri Cab. Kuningan No.Rek.124-0001079798
- BCA Cab. Arteri Pondok Indah No.Rek.291-300-5244

Posko UGM Peduli Bulaksumur A-11,Yogyakarta 55281, call center 0274-5888688,
Rek Bank Mandiri KK UGM R/C No 1370000006995
an UGM Peduli Gempa DIY Koord Prof Dwiyanto Sofian.

Badan Eksekutif Mahasiswa - Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) UGM,
Gelanggang Mahasiswa UGM, Bulaksumur,
Rek Bank BNI Syariah Yogya, No.9621380-3, an.Ira Amelia Atmanegara.
Koordinator:Agung/Ka.BEM UGM, No Hp 081316374711.

Posko KAMMI Peduli Bencana,
Alamat: Masjid Mardhiyah UGM (Selatan RSUP.Dr.Sardjito),
Rek 9011314299,an.Junaindra.Contact Person Rizal, HP.081328878043.

Posko UKM Univ. Atmajaya,
Gedung Pusgiwa, Jl.Babarsari, 43 Yogyakarta.
Rek.BNI Cab.Yogyakarta,No.96176358 a/n Susilo Tri Prasetyo,
Koordinator: P Susilo Tri Prasetyo,HP.085643200102

RS.Bethesda Yogyakarta,Cp.Esranamardiyah,Telpon.0274.586688-ext.1500 (baju bekas)

Tim Kerja Masyarakat Peduli Bencana Yogyakarta di Jakarta
dengan Komandan Operasi Rahman Toha [0818475777]
ketua BEM UGM periode 2001-2002, atau Maryadi (081383832021).

Yayasan Dompet Dhuafa Republika:
Bank Mandiri Cabang Pondok Indah 101-00-9830099-7
Bank BNI Cabang Fatmawati 000.5302291
BCA Cabang Pondok Indah 237.3004723

Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jakarta
Bank Mandiri Cabang Wisma Baja Jakarta
a.n. Palang Merah Indonesia, no rekening: 070.000.011.601.7

Bank Central Asia (BCA) Menara Bidakara Jakarta
a.n. Kantor Pusat PMI
no rekening: 450.37.7711.1

Posko TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, hubungi 021-8019035.
(nrl)

sumber: detik


ANDAI GEMPA ITU TERJADI DI SINI

posted:  29:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, contemplation

ANDAI GEMPA ITU TERJADI DI SINI

Andai gempa itu terjadi di sini
di kota kita tercinta ini
mungkin kita saat ini sedang menangis
karena ayah, ibu, suami, istri atau anak kita baru saja mati

Andai gempa itu terjadi di sini
mungkin gedung tempat kerja kita sudah tiada lagi
atau mungkin kita tak lagi melihat rekan kerja di samping kita
saat kita berangkat kerja Senin nanti

Andai gempa itu terjadi di sini
mungkin saat ini kita sedang kebingungan
karena tidak bisa menghubungi sanak saudara kita
juga masih trauma akan ada gempa susulan lagi

Andai gempa itu terjadi di sini
mungkin saat ini kita tidak sedang membaca email
tapi mungkin kita sedang meratapi harta benda kita
atau malah sedang menggali mayat tetangga kita dari dalam reruntuhan

Andai gempa itu terjadi di sini
mungkin kita sudah tidak punya rumah lagi
atau mungkin kita sudah tidak punya tangan atau kaki lagi
atau malah mungkin kita sudah mati

Tapi tidak!
Gempa itu tidak terjadi di sini
di mana kita saat ini berada

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana Bantul rata dengan tanah
di mana lebih dari 3000 jiwa kembali ke rahmatullah
di mana lebih dari 7000 rumah hancur

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana seorang ibu seperti kita
tak henti meratapi kepergian anaknya
saat dia terakhir kali dibawa pergi dengan tandu

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana seorang suami atau istri seperti kita
harus merelakan pasangannya pulang ke hadiratNya
saat kita gagal menggali puing pada waktunya untuk menyelamatkannya

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana seorang pekerja kecil seperti kita
harus melihat rumah yang dibangun dengan susah payah
harus ambruk rata dengan tanah

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana banyak korban tak tertolong karena kehabisan infus
atau kehabisan cadangan darah
atau perban, betadine, alkohol, parasetamol

Gempa itu terjadi di Yogya
di mana para korban belum makan dari Sabtu pagi
karena tidak bisa beli beras, roti, nasi, mie
dan cuma bisa tidur di bawah tenda, atau malah langit

Gempa itu tidak terjadi di sini!
supaya kita, saya dan anda, masih hidup
supaya kita masih punya pendapatan untuk disisihkan
supaya kita masih bisa membantu mereka yang saat ini jadi korban

Gempa itu tidak terjadi di sini
juga sebagai ujian buat kita
yang tidak terkena gempa
sanggupkah kita membantu?

Ulurkan tangan anda untuk membantu
korban gempa Yogya Sabtu 27 Mei 2006

nb: buat yang punya info rekening bantuan
lewat tivi, lewat koran, lewat internet atau lewat manapun,
mohon bantuannya untuk reply, atau comment di bawah.
silakan edit lalu forward ke rekan-rekan anda.
thanks.

MetroTV (PT. Media Televisi Indonesia)
Rek BCA 288-301-5959
Rek Mandiri 101.000.2777.777

Dompet Dhuafa Republika
Rek BNI : 0005302291
Rek Mandiri : 101-0098300997

Dana Kesejahteraan Kompas
Rek BCA (Gajah Mada) 012-300-5772
Rek BNI (Jakarta Kota) 141.32.840
Rek Mandiri (Plaza Mandiri) 07-000-777-88888


Menutupi kesalahan?

posted:  22:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk

Saya menulis tentang penipuan berkedok undian Carrefour beberapa hari yang lalu. Herannya, akhir pekan lalu, tidak berapa lama setelah saya posting, saya menemukan iklan di koran. Iklan dari Carrefour, yang isinya kira-kira adalah warning kepada khalayak ramai perihal penipuan tsb, di samping ada juga klausul yang menyatakan bahwa semua tatacara undian sudah diterakan di tiap lembar kupon undian. Yang saya tangkap, Carrefour mencoba bilang bahwa kalau ada yang tertipu ya salah sendiri. Plus, bilang bahwa karena Carrefour sudah nulis tatacara undian di belakang tiap lembar, maka Carrefour terhindar dari segala tuntutan hukum.

Satu hal yang GAGAL tertulis di situ. Carrefour tidak ngomong apa-apa soal kenapa penyelenggara undian Carrefour GAGAL menghancurkan kupon undian para peserta, setelah undian berakhir. Apakah perusahaan sekelas Carrefour tidak ada SOP (standar operational procedure) mengenai penghancuran kupon? Ataukah ada SOP tapi GAGAL dilaksanakan? Apakah tidak ada penanggung jawab penghancuran kupon? Ataukah ada, tapi tidak bisa dimintai tanggung jawab? Atau malah tidak ada keinginan bertanggung jawab sama sekali? Sengaja tidak menulis apa-apa mengenai kegagalan ini di iklan di koran tsb? Mungkin sudah tahu bahwa hal ini adalah kesalahan sehingga tidak berani menulis?

Sekali lagi, buat anda yang pengacara atau mengerti hukum, saya bertanya: mungkinkah Carrefour dapat dituntut atau dikenai class-action perihal hal tersebut? Kesempatan buat anda pengacara yang ingin naik daun, coba gali problem ini. Siapa tahu memang ada udang di balik batu. Setidaknya, kasus ini bisa jadi contoh buat perusahaan lain yang akan mengadakan undian untuk tidak mengulangi tindakan ceroboh pengelola undian Carrefour.


wedhus gembel lelaku saji

posted:  20:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, readings, contemplation

Kemarin ini Mbah Maridjan menghilang dari rumahnya, diiringi dua orang. Dua hari kemudian kembali dalam keadaan sehat tak kurang suatu apa. Rupanya Mbah Maridjan habis tirakat ke puncak gunung Merapi.

Tidak lama setelah itu, dari dalam rahim Merapi keluar awan panas, yang sering kita sebut sebagai wedhus gembel. Anehnya, awan raksasa tersebut bentuknya menyerupai sepasang telapak tangan (dengan detail lengkap sampai bentuk kukunya segala), yang sedang menengadah ke atas. Di atas telapak tersebut terlihat beberapa benda dengan bermacam bentuk. Sepertinya sepasang tangan tersebut sedang melakukan ritual menghaturkan sesaji ke arah langit.

Adakah dari rekan-rekan yang punya rekaman video berita tivi (Indosiar / TV7) yang merekam kejadian awan panas seperti yang saya tulis di atas?


stop!

posted:  19:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, work

stop mikirin yg macem-macem!
prioritaskan waktu, tenaga dan pikiran u/ development SUN Retail!


INDONESIA RAYA full lyric

posted:  18:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk, readings

INDONESIA RAYA

Indonesia, tanah airku, tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, “Indonesia bersatu!”
Hiduplah tanahku, hiduplah neg’riku,
Bangsaku, rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya.
Disanalah aku berada untuk s’lama-lamanya.
Indonesia tanah pusaka, P’saka kita semuanya.
Marilah kita mendoa, “Indonesia bahagia!”
Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya,
Bangsanya, rakyatnya, semuanya.
Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

Indonesia, tanah yang suci, tanah kita yang sakti.
Di sanalah aku berdiri, Jaga ibu sejati.
Indonesia, tanah berseri, tanah yang aku sayangi.
Marilah kita berjanji, “Indonesia abadi!”
S’lamatlah Rakyatnya, S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya.
Majulah negrinya, majulah pandunya
Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.


Selamat! Anda mendapatkan Honda Jazz!

posted:  17:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk

Tipuan lama. Basi banget. Herannya masiiih aja ada yang kena, terbukti dengan masih ada aja orang yang nulis ke surat pembaca bahwa dia/mereka tertipu oleh penipuan berkedok undian Carrefour.

Okelah, memang pihak yang paling bersalah adalah si penjahat or komplotan penipu. Sudah jelas mereka melakukan tindakan kriminal dengan memanfaatkan kelemahan para korban dengan cara mengekspoitasi emosi orang dengan tipuan iming-iming hadiah mobil (atau apalah).

Namun, kebodohan korban juga menjadi faktor utama sehingga jenis penipuan seperti ini masih saja marak. Kenapa saya bilang bodoh? Karena penipuan modus yang ini sudah ada setahun lebih, dan kalau orang jeli membaca koran, pasti tidak akan tertipu. Kalau setelah tertipu baru baca dan nulis ke koran, ya berarti ketahuan lah mutu macam apa orang-orang yang tertipu itu. Illiterate. Kurang informasi. Mudah dipengaruhi, namun sekaligus tidak mau dengar apa kata orang kalau sudah ada maunya. Soalnya dalam beberapa kasus, satpam BCA (yang melihat korban datang ke ATM BCA sambil membawa surat tipuan tersebut) sudah mencoba memperingatkan korban, tapi biasanya korban tidak mengindahkan.

Selain dari (1) salah si penjahat dan (2) kebodohan korban, patut juga dicatat hal-hal lain yang menjadi faktor masih berseminya modus ini, antara lain:

(3) Kesalahan fatal pengelola undian Carrefour untuk tidak segera menghancurkan berkas undian setelah undian aslinya selesai dilaksanakan. Hal ini patut dituding sebagai KELALAIAN yang mengakibatkan kerugian orang lain. Buat anda yang pengacara atau mengerti hukum, saya bertanya: mungkinkah Carrefour dapat dituntut atau dikenai class-action perihal hal tersebut?

(4) Kurang responsifnya pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini (pengelola Carrefour, operator-operator telekomunikasi yang kebetulan produknya dipakai oleh penjahat untuk menelepon korban), juga pihak yang berwenang yang kurang tanggap untuk menindaklanjuti kasus ini. Kenapa begitu? Karena:

a) Kalau saja setiap kali ada keluhan/laporan ke pengelola Carrefour, mereka segera bertindak (bukannya makin menutup-nutupi) maka penipuan model ini bisa segera diberantas.

b) Penipu memasang nomor-nomor baik CDMA maupun GSM untuk melakukan aksinya. Kalau saja pihak operator telekomunikasi cepat melacak lokasi penjahat, tentunya mereka bisa segera dibekuk.

c) Kalau saja pihak kepolisian punya task-force khusus untuk masalah ini, tentunya berkasnya tidak akan menumpuk begitu saja. Buktinya, penipuan jenis ini makin berlarut-larut kan?

Tapi ini pun saya lihat cuma akan jadi tebakan duluan mana ayam apa telor. Tanpa a) dan atau b) maka c) tidak bisa bergerak. Tanpa c) maka b) pun tidak mau bergerak. Muter aja di situ. Ignorance berjamaah. Sementara korban terus berjatuhan. Miris rasanya membaca surat pembaca yang isinya itu-itu saja. Prestasi minus buat a) b) dan c)

Moral of the story: buat kita semua, pertinggi kewaspadaan. Jangan rakus harta. Jangan mudah tertipu hal-hal yang berhubungan dengan “kaya mendadak”, karena hal ini yang biasa dimanfaatkan oleh penipu untuk mengambil keuntungan dari anda. Perbanyak membaca informasi terkini. Perbanyak istighfar. Jangan tampik dulu kalau ada orang yang bilang “hati-hati ditipu” ke anda. Itu semua untuk mencegah anda tertipu.

Soalnya (selama pihak-pihak yang terlibat masih seperti keadaan sekarang) maka kalau anda sudah tertipu, paling-paling anda cuma bisa curhat ke surat pembaca doang. Duit anda yang ilang? Ya tidak kembali atuh!


Seatbelt

posted:  05:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, contemplation

Si A: “Kok nggak pake seatbelt?”
Si M: “Nggak ada polisi ini…”
Si A: “Emang kalo nggak ada polisi, kejedot itu nggak sakit?”
Si M: “O iya ya…”

Si M lalu memasang seatbeltnya.

diangkat dari kisah nyata


penyakit AKUT

posted:  04:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

account = akun.
accounting = akunting.
accountancy = akuntansi.

ingat! itu AKUN-tansi, bukan AKUT-ansi!
AKUT? EMANGNYA PENYAKIT!
hihihi!

salah kok bangga..
benar-benar AKUT!


Ivo Setyadi

May 2006
M T W T F S S
« Apr   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts:

Categories:

Archives:

Search:


Shouts:

Links:

Other:

Meta:


Rank

Blogsome Ad