Selamat! Anda mendapatkan Honda Jazz!

posted:  17:05:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, junk

Tipuan lama. Basi banget. Herannya masiiih aja ada yang kena, terbukti dengan masih ada aja orang yang nulis ke surat pembaca bahwa dia/mereka tertipu oleh penipuan berkedok undian Carrefour.

Okelah, memang pihak yang paling bersalah adalah si penjahat or komplotan penipu. Sudah jelas mereka melakukan tindakan kriminal dengan memanfaatkan kelemahan para korban dengan cara mengekspoitasi emosi orang dengan tipuan iming-iming hadiah mobil (atau apalah).

Namun, kebodohan korban juga menjadi faktor utama sehingga jenis penipuan seperti ini masih saja marak. Kenapa saya bilang bodoh? Karena penipuan modus yang ini sudah ada setahun lebih, dan kalau orang jeli membaca koran, pasti tidak akan tertipu. Kalau setelah tertipu baru baca dan nulis ke koran, ya berarti ketahuan lah mutu macam apa orang-orang yang tertipu itu. Illiterate. Kurang informasi. Mudah dipengaruhi, namun sekaligus tidak mau dengar apa kata orang kalau sudah ada maunya. Soalnya dalam beberapa kasus, satpam BCA (yang melihat korban datang ke ATM BCA sambil membawa surat tipuan tersebut) sudah mencoba memperingatkan korban, tapi biasanya korban tidak mengindahkan.

Selain dari (1) salah si penjahat dan (2) kebodohan korban, patut juga dicatat hal-hal lain yang menjadi faktor masih berseminya modus ini, antara lain:

(3) Kesalahan fatal pengelola undian Carrefour untuk tidak segera menghancurkan berkas undian setelah undian aslinya selesai dilaksanakan. Hal ini patut dituding sebagai KELALAIAN yang mengakibatkan kerugian orang lain. Buat anda yang pengacara atau mengerti hukum, saya bertanya: mungkinkah Carrefour dapat dituntut atau dikenai class-action perihal hal tersebut?

(4) Kurang responsifnya pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini (pengelola Carrefour, operator-operator telekomunikasi yang kebetulan produknya dipakai oleh penjahat untuk menelepon korban), juga pihak yang berwenang yang kurang tanggap untuk menindaklanjuti kasus ini. Kenapa begitu? Karena:

a) Kalau saja setiap kali ada keluhan/laporan ke pengelola Carrefour, mereka segera bertindak (bukannya makin menutup-nutupi) maka penipuan model ini bisa segera diberantas.

b) Penipu memasang nomor-nomor baik CDMA maupun GSM untuk melakukan aksinya. Kalau saja pihak operator telekomunikasi cepat melacak lokasi penjahat, tentunya mereka bisa segera dibekuk.

c) Kalau saja pihak kepolisian punya task-force khusus untuk masalah ini, tentunya berkasnya tidak akan menumpuk begitu saja. Buktinya, penipuan jenis ini makin berlarut-larut kan?

Tapi ini pun saya lihat cuma akan jadi tebakan duluan mana ayam apa telor. Tanpa a) dan atau b) maka c) tidak bisa bergerak. Tanpa c) maka b) pun tidak mau bergerak. Muter aja di situ. Ignorance berjamaah. Sementara korban terus berjatuhan. Miris rasanya membaca surat pembaca yang isinya itu-itu saja. Prestasi minus buat a) b) dan c)

Moral of the story: buat kita semua, pertinggi kewaspadaan. Jangan rakus harta. Jangan mudah tertipu hal-hal yang berhubungan dengan “kaya mendadak”, karena hal ini yang biasa dimanfaatkan oleh penipu untuk mengambil keuntungan dari anda. Perbanyak membaca informasi terkini. Perbanyak istighfar. Jangan tampik dulu kalau ada orang yang bilang “hati-hati ditipu” ke anda. Itu semua untuk mencegah anda tertipu.

Soalnya (selama pihak-pihak yang terlibat masih seperti keadaan sekarang) maka kalau anda sudah tertipu, paling-paling anda cuma bisa curhat ke surat pembaca doang. Duit anda yang ilang? Ya tidak kembali atuh!


4 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ivo.blogsome.com/2006/05/17/selamat-anda-mendapatkan-honda-jazz/trackback/

  1. Gue ngga tahu kalo di indonesia itu ada watchdog group yang berperan untuk membela konsumen. Di amerika, banyak penipuan serupa yang dibeberkan oleh group yang terkait agar penipuan tersebut dapat dijauhi. Dan secara tidak langsung bekerja sama dengan polisi. Televisi sebenarnya bisa juga dipakai untuk wadah investigasi. Lumayan kan nanti banyak yang tertarik untuk nonton kedok carefour terbongkar. http://www.msnbc.msn.com/id/3040209/

    Comment by BARRY — May 17, 2006 @ 5:54 pm


  2. LOH.. TUB, ELO NGE-BLOG DISINI???

    Comment by Azil Adi Permana — May 18, 2006 @ 3:07 am


  3. Tub???

    Memang Tub atau Ivo yang nulis??

    syukur gw gag pernah urusan sama yang begituan

    Comment by alex — May 18, 2006 @ 8:26 am


  4. Untuk hal-hal beginian gw sih pegang prinsip “Jangan percaya sama sesuatu yang melanggar ‘aturan alam’”

    Comment by henwij — May 27, 2006 @ 3:02 am


RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Ivo Setyadi

May 2006
M T W T F S S
« Apr   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts:

Categories:

Archives:

Search:


Shouts:

Links:

Other:

Meta:


Rank

Blogsome Ad