Deposito Tak Lagi Dijamin Pemerintah

posted:  23:06:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily

Tahukah anda bahwa pemerintah sudah mencabut blanket guarantee untuk deposito perbankan? Artinya, deposito anda tidak lagi dijamin oleh pemerintah. Jika bank-nya bangkrut, uang anda dalam bentuk deposito akan hilang juga.

Lalu apa alternatif pilihan investasi yang masih dijamin oleh pemerintah? => OBLIGASI NEGARA :)

Kalau tadinya Obligasi Negara cuma bisa dibeli dalam pecahan besar (1 milyar) maka Juli 2006 pemerintah akan menerbitkan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dengan pecahan terkecil 5 juta.

Jadi misal anda beli 2 unit ORI yg umurnya 3 tahunan seharga 10 juta dengan bunga 12%/tahun maka selama tiga tahun, setiap bulan anda akan mendapat kupon 1% yaitu sama dengan 100 ribu.

Brosurnya bisa dilihat di: http://www.dmo.or.id/publikasi/BrosurORInew.pdf

Mulailah kunjungi bank dimana anda menabung. Tanyakan apakah bank tersebut termasuk bank yang terpilih untuk jual Obligasi Ritel Pemerintah RI ….


HUT Jakarta 30 tahun yang lalu

posted:  23:06:06,  by:  ivo setyadi,  in categories:  daily, readings

Sambil berangkat kantor tadi pagi, pas lewat Monas, Pak Parno cerita soal acara keramaian ultah Jakarta yang dia ingat di tahun 71-72, atau udah lebih dari 30 tahun yang lalu. Jaman pak Ali Sadikin, katanya. Begini sekelumit kisahnya..

Pusat keramaian waktu itu adalah lapangan Monas (yang belum berpagar tentunya), plus jalan Thamrin sampai dengan bundaran Hotel Indonesia. HI masih merupakan satu-satunya gedung termegah di Jakarta, sebelum nantinya kalah sama Hotel Borobudur dan ‘hotel samping tugu tani’ kata pak Parno (Hotel Aryaduta).

Sepanjang jalan Merdeka sekeliling Monas sampai HI tsb, di malam HUT Jakarta, isinya lautan manusia. Jalan kaki, senggol-senggolan adu, sikut saking penuhnya. Belum banyak kendaraan bermotor waktu itu. Warga tumpah berjalan kaki ke jalanan.

Hebatnya, dulu, di malam HUT itu, di kiri-kanan jalan Thamrin, terdapat bermacam-macam hiburan, dari lenong, joget, wayang kulit dsb. Jadi, nggak cuma di Monas doang! Aku sampai bengong dengernya saking enggak percayanya, sambil nengok kiri-kanan ke gedung-gedung tinggi di sepanjang Thamrin yang di tahun 2006 ini sudah berdiri dengan megahnya. Nggak bisa ngebayangin kalo dulu di kiri-kanan situ bisa ada panggung² pertunjukan. Secara ini adalah di Thamrin gituloh! :)

Kata pak Parno lagi, kalau udah tumpah ke jalan itu, kudu hati-hati kalo mbawa pasangan. Suka-suka ‘digondol’ orang! Satu lagi. Kalo pas acara gituan, yang selalu berulang terjadi tiap tahun adalah adanya bentrokan antara pemuda² Tanah Abang sama pemuda² Tanjung Priok. Dan, pasti ada aja yang tewas. Wah, gawat juga yak!

Sayangnya ceritanya terputus di situ soalnya akunya udah keburu nyampe kantor. Mungkin lain kali bisa dilanjutin kalo ngobrol lagi sama Pak Parno.

Well, anyway, met ulang taon ye buat Jakarta. 22 Juni 2006. Jakarta udah tua. Umurnya udah 479. Semoga makin rapi, makin nggak macet, makin manusiawi, dan makin aman! Aamiin…


Ivo Setyadi

June 2006
M T W T F S S
« May   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Most Recent Posts:

Categories:

Archives:

Search:


Shouts:

Links:

Other:

Meta:


Rank

Blogsome Ad